Peristiwa

Topan Bavi Diperkirakan Terdekat ke Taiwan Jumat-Sabtu Ini

Topan Bavi Diperkirakan Terdekat ke Taiwan Jumat-Sabtu Ini

Topan Bavi Taiwan diperkirakan mencapai titik terdekat pada Jumat dan Sabtu mendatang, dengan kemungkinan besar peringatan laut akan dikeluarkan saat badai ini mendekat. Badan Cuaca Pusat (Central Weather Administration/CWA) Taiwan terus memantau pergerakan topan yang menguat pesat dalam beberapa hari terakhir ini.

Perkembangan Terbaru Topan Bavi Taiwan

Menurut data CWA, pusat Topan Bavi berada sekitar 3.030 kilometer di tenggara Tanjung Eluanbi, ujung selatan Taiwan, bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 17 kilometer per jam. Badai ini memiliki radius sekitar 320 kilometer dengan kecepatan angin maksimum mencapai 198 kilometer per jam di dekat pusatnya.

Peramal CWA, Lai Hsin-kuo, memperkirakan Bavi akan terus menguat dan berpotensi menjadi topan terkuat tahun ini, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 227 kilometer per jam dan radius badai meluas hingga 350 kilometer.

Perkiraan Jalur Topan

Berdasarkan model prakiraan terbaru, Bavi diperkirakan berbelok ke arah barat laut pada Kamis, kemudian melintasi perairan di sebelah timur hingga timur laut Taiwan sebelum memasuki Laut Cina Timur menuju daratan Tiongkok. Meski demikian, arah pastinya masih dapat berubah.

Peta cuaca CWA memantau jalur Topan Bavi Taiwan
CWA memantau pergerakan topan secara berkala untuk memperkirakan dampaknya terhadap Taiwan.

Wilayah yang Paling Berisiko Terdampak

CWA menyebutkan bahwa wilayah utara Taiwan, mulai dari Kabupaten Hsinchu ke utara, serta Kabupaten Yilan dan Hualien, memiliki peluang lebih dari 40 persen terdampak lingkaran badai Bavi. Kabupaten Yilan mencatat probabilitas tertinggi, yakni sekitar 49 persen.

Hujan diperkirakan mulai turun di wilayah utara Taoyuan pada Kamis, sementara hujan lebat merata di seluruh Taiwan diperkirakan terjadi pada Jumat dan Sabtu. Wilayah pegunungan di Taiwan tengah, selatan, dan timur berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem.

Apakah Peringatan Darat Akan Dikeluarkan?

Menurut Lai, keputusan untuk mengeluarkan peringatan darat akan bergantung pada seberapa tajam topan ini berbelok dalam beberapa hari ke depan. Sementara itu, peringatan laut kemungkinan besar tetap dikeluarkan mengingat lingkaran badai yang luas.

Kondisi Cuaca Sebelum Topan Tiba

Sebelum topan mendekat, Taiwan sempat mengalami cuaca panas ekstrem akibat sistem tekanan tinggi Pasifik, dengan suhu siang hari mencapai 36–38 derajat Celsius di beberapa wilayah pedalaman. CWA turut mengingatkan warga untuk waspada terhadap radiasi ultraviolet tinggi serta risiko sengatan panas sebelum kondisi berubah drastis akibat topan.

Pengendara skuter menembus hujan lebat, ilustrasi dampak cuaca topan di Taiwan
Warga diimbau berhati-hati saat berkendara ketika hujan lebat akibat topan melanda.

Imbauan bagi Warga dan Pekerja Migran Indonesia

Bagi pekerja migran, mahasiswa, dan wisatawan Indonesia yang berada di Taiwan, terutama di wilayah utara dan timur laut, beberapa langkah antisipasi berikut disarankan:

  • Memantau pembaruan resmi dari situs Central Weather Administration secara berkala.
  • Menghindari aktivitas di area pesisir dan pegunungan saat peringatan laut atau darat dikeluarkan.
  • Menyiapkan perbekalan dasar seperti air minum, senter, dan power bank jika listrik padam.
  • Berhati-hati saat berkendara motor atau skuter di tengah hujan lebat dan angin kencang.
  • Mengikuti pengumuman resmi kantor atau kampus terkait potensi pembatalan aktivitas kerja dan sekolah.

Baca juga: Kabar kesehatan: fakta buah untuk diabetes menurut ahli Taiwan.

Kesimpulan

Topan Bavi Taiwan berpotensi menjadi topan terkuat yang melanda perairan sekitar Taiwan pada 2026, dengan dampak terbesar diperkirakan terjadi Jumat dan Sabtu mendatang. Meski jalur pastinya masih dapat berubah, warga di wilayah utara dan timur laut Taiwan diimbau untuk tetap waspada dan memantau informasi resmi dari CWA.

Simak perkembangan terkini melalui Focus Taiwan dan Taipei Times.